SAJAK : SEPIT BIRU
Bersama terbitnya mentari awal pagi
kaki ini terus melangkah ke "tatang" sungai
dalam kepastian dan harapan
air sungai "menong" sedia menanti
perahu tua dikayuhi kehulu ke hilir
mencari terus mencari lubok-lubok yang pasti
dalam kesebaran
ku duduk dan ku perhatikan berterusan
di situ ada umpan cacing, pemata,tangsi dan joran
gerakan mengejutkan serta mengasyikkan
hati berdebar-debar menanti
resah entah dapat atau tidak
adakah lagi saki baki sepit biru
14 Mei 2009
11.45mlm
ieoon.
